Dalam dunia sistem tenaga fluida, perlengkapan hidrolik berfungsi sebagai antarmuka penting antar komponen. Baik Anda menggunakan ekskavator bertekanan tinggi atau mesin industri presisi, memilih konektor yang tepat adalah faktor penentu antara pengoperasian yang lancar dan kebocoran besar.
Kriteria Seleksi Komprehensif untuk Konektor Hidraulik
Memilih fitting melibatkan lebih dari sekadar mencocokkan ukuran benang. Hal ini memerlukan pemahaman tentang tekanan mekanis dan lingkungan kimia yang akan ditanggung oleh sistem.
1. Protokol STAMPED untuk Seleksi
Metode STAMPED standar industri memastikan bahwa setiap variabel teknis diperhitungkan sebelum pembelian dilakukan.
- Ukuran: Ini mengacu pada diameter dalam selang dan ukuran dasbor fitting. Ukuran dasbor diukur dalam seperenam belas inci.
- Suhu: Anda harus mempertimbangkan suhu cairan dan suhu lingkungan sekitar. Suhu yang sangat dingin memerlukan segel khusus, sedangkan panas yang tinggi mungkin memerlukan baja tahan karat dibandingkan baja karbon.
- Aplikasi: Identifikasi apakah sistem melibatkan lonjakan tekanan frekuensi tinggi, getaran konstan, atau gerakan mekanis.
- Bahan: Perlengkapan standar sering kali terbuat dari baja karbon dengan pelapisan seng, tetapi lingkungan korosif (seperti proses kelautan atau kimia) memerlukan Baja Tahan Karat 316 atau Kuningan.
- Tekanan: Tekanan kerja fitting harus sama dengan atau lebih tinggi dari tekanan sistem maksimum, termasuk potensi lonjakan.
- Berakhir: Hal ini melibatkan identifikasi jenis benang tertentu, seperti suar JIC 37 derajat atau Segel Wajah O-Ring.
- Pengiriman: Pastikan fitting kompatibel dengan jenis cairan hidrolik tertentu, terutama oli tahan api atau oli yang dapat terurai secara hayati.
2. Menguasai Identifikasi dan Standar Benang
Mengidentifikasi ulir hidrolik adalah keterampilan penting untuk mencegah ulir silang dan kebocoran.
- Benang Meruncing: Diantaranya adalah NPT (Pipa Tapered Nasional) dan BSPT. Mereka menyegel dengan interferensi yang cocok antara benang jantan dan betina, seringkali membutuhkan penutup seperti pita Teflon atau obat bius pipa.
- Utas Paralel: Ini termasuk SAE ORB dan BSPP. Benang ini tidak menyegel benang itu sendiri tetapi menggunakan cincin-O atau mesin cuci berikat untuk membuat penghalang anti bocor.
Teknik Instalasi Profesional untuk Sistem Bebas Kebocoran
Pemasangan yang benar sama pentingnya dengan kualitas komponen. Ikuti langkah-langkah berikut untuk memastikan perakitan tingkat profesional.
3. Inspeksi dan Pembersihan Pra-Instalasi
Kontaminasi adalah penyebab utama kegagalan komponen hidrolik.
- Pemeriksaan Visual: Periksa fitting apakah ada tanda-tanda oksidasi, gerinda, atau benang rusak. Bahkan goresan mikroskopis pada permukaan suar dapat menyebabkan kebocoran bertekanan tinggi.
- Pengendalian Kontaminasi: Pastikan selang dan fitting dihembuskan dengan udara bersih atau ditutup sampai saat perakitan untuk mencegah debu masuk ke dalam sistem.
4. Proses Pelumasan yang Benar
Pelumasan sering kali diabaikan tetapi penting untuk mendapatkan segel yang sempurna.
- Pelumasan Cincin-O: Selalu oleskan lapisan tipis oli hidrolik bersih ke O-ring sebelum pemasangan. Hal ini mencegah segel terjepit atau robek saat mur dikencangkan.
- Pencegahan Benang Bermasalah: Untuk alat kelengkapan baja tahan karat, pelumasan sangat penting untuk mencegah timbulnya luka, yaitu pengelasan benang dalam keadaan dingin akibat gesekan.
5. Prosedur Pengetatan: Flat Dari Jari Ketat
Mengencangkan secara berlebihan adalah kesalahan umum yang menyebabkan mur retak dan pecah-pecah. Metode Flats From Finger Tight (FFFT) adalah standar profesional.
- Langkah 1: Kencangkan mur dengan tangan hingga terpasang erat pada permukaan tempat duduk.
- Langkah 2: Gunakan spidol untuk menggambar garis melintasi mur dan badan fitting.
- Langkah 3: Gunakan kunci pas untuk memutar mur sesuai jumlah kerataan tertentu (sisi mur segi enam) yang direkomendasikan oleh pabrikan. Misalnya, fitting JIC biasanya memerlukan 1,5 hingga 2 flat melebihi kekencangan jari.
Perbandingan Standar Pemasangan Hidraulik Global
Memahami perbedaan antara standar internasional sangat penting untuk pemeliharaan peralatan global.
| Standar Pemasangan | Mekanisme Penyegelan | Peringkat Tekanan | Wilayah/Industri Umum |
| JIC (SAE J514) | Suar 37 Derajat | Sedang hingga Tinggi | Amerika Utara / Pertanian |
| ORFS (SAE J1453) | Segel Wajah O-Ring | Sangat Tinggi | Mesin Konstruksi |
| BSPP (ISO 228-1) | Mesin Cuci/Segel Berikat | Sedang | Eropa / Industri |
| DIN (ISO 8434-1) | Kerucut 24 Derajat | Tinggi | Jerman / Manufaktur |
| NPT (ANSI B1.20.1) | Benang Meruncing | Rendah hingga Sedang | Perpipaan Umum / Warisan AS |
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1: Dapatkah saya menggunakan pita Teflon pada semua alat kelengkapan hidrolik?
Tidak. Pita teflon hanya boleh digunakan pada benang runcing seperti NPT. Ini tidak boleh digunakan pada ulir paralel atau alat kelengkapan melebar (seperti JIC atau ORFS), karena potongan pita perekat dapat putus dan menyumbat katup atau pompa yang sensitif.
Q2: Bagaimana saya tahu apakah fittingnya JIC atau SAE suar 45 derajat?
Meskipun terlihat serupa, sudut suarnya berbeda. JIC menggunakan sudut 37 derajat, sedangkan SAE menggunakan sudut 45 derajat. Menggunakan pengukur suar adalah satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk membedakan keduanya.
Q3: Mengapa alat kelengkapan saya tetap bocor bahkan setelah saya mengencangkannya lebih jauh?
Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh torsi yang berlebihan. Jika suar hancur atau mur retak, pengencangan lebih lanjut hanya akan memperparah kebocoran. Fittingnya harus diganti.
Referensi dan Sumber Daya Teknis
- Standar Internasional SAE J514: Perlengkapan Tabung Hidraulik.
- ISO 8434-1: Sambungan tabung logam untuk tenaga fluida dan penggunaan umum.
- Panduan National Fluid Power Association (NFPA) untuk Sambungan Hidraulik Bebas Bocor.